Jumat, 09 Oktober 2015

Pengertian Organisasi Menurut Para Ahli

Definisi Para Ahli Tentang Organisasi

Organisasi adalah suatu kelompok orang dalam suatu wadah untuk tujuan bersama. Dimana orang-orang berkumpul, bekerjasama secara rasional dan sistematis, terencana, terorganisasi, terpimpin dan terkendali, dalam memanfaatkan sumber daya (uang, material, mesin, metode, lingkungan), sarana-parasarana, data, dan lain sebagainya yang digunakan secara efisien dan efektif untuk mencapai tujuan organisasi.

Menurut para ahli terdapat beberapa pengertian organisasi sebagai berikut:
  • Stoner mengatakan bahwa organisasi adalah suatu pola hubungan-hubungan yang melalui mana orang-orang di bawah pengarahan atasan mengejar tujuan bersama.
  • Stephen P. Robbins menyatakan bahwa Organisasi adalah kesatuan (entity) sosial yang dikoordinasikan secara sadar, dengan sebuah batasan yang relatif dapat diidentifikasi, yang bekerja atas dasar yang relatif terus menerus untuk mencapai suatu tujuan bersama atau sekelompok tujuan.
  • Prof Dr. Sondang P. Siagian, mendefinisikanorganisasi ialah setiap bentuk persekutuan antara dua  orang atau lebih yang bekerja bersama serta secara formal terikat dalam rangka pencapaian suatu tujuan yang telah ditentukan dalam ikatan yang mana terdapat seseorang / beberapa orang yang disebut atasan dan seorang / sekelompok orang yang disebut dengan bawahan.
  • Drs. Malayu S.P Hasibuan mengatakan organisasi ialah suatu sistem perserikatan formal, berstruktur dan terkoordinasi dari sekelompok yang bekerja sama dalam mencapai tujuan tertentu. Organisasi hanya merupakan alat dan wadah saja.
  • Prof. Dr. Mr Pradjudi Armosudiro mengatakan organisasi adalah struktur pembagian kerja dan struktur tata hubungan kerja antara sekelompok orang pemegang posisi yang bekerjasama secara tertentu untuk bersama-sama mencapai tujuan tertentu.
  • James D Mooney berpendapat bahwa Organization is the form of every human, association for the assignment of common purpose atau organisasi adalah setiap bentuk kerjasama untuk pencapaian suatu tujuan bersama.
  • Chester L Bernard (1938) mengatakan bahwa Organisasi adalah system kerjasama antara dua orang atau lebih ( Define organization as a system of cooperative of two or more persons) yang sama-sama memiliki visi dan misi yang sama.
  • Paul Preston dan Thomas Zimmerer mengatakan bahwa Organisasi adalah sekumpulan orang-orang yang disusun dalam kelompok-kelompok, yang bekerja sama untuk mencapai tujuan bersama. (Organization is a collection people, arranged into groups, working together to achieve some common objectives).

 

Ciri, Unsur Dan Jenis Perencanaan


     A.     Ciri- ciri Sebuah Perencanaan
Dalam sebuah organisasi perencanaan mempunyai implikasi masa depan dan mengandung arti dibutuhkanya keahlian merancang rencana untuk tercapainya tujuan. Pada dasarnya rencana itu mempunyai 3 ciri- ciri yaitu:
1)      Perencanaan harus mengenai masa depan
2)      Perencanaan harus menyangkut suatu tindakan yang akan dilakukan
3)      Adanya suatu unsur identifikasi atau penyebab (causation) pribadi atau organisasi.

     B.     Unsur-Unsur Perencanaan
Tujuan. Suatu rencana yang akan dilaksanakan harus mempunyai tujuan yang jelas dan mempunyai batasan akan tujuan tersebut (fokus). Dalam batasan ini dirinci tentang limit waktu yang akan dipakai, bagaimana cara pencapaian tujuan tersebut dan lain sebagainya.
Politik. Yang dimaksud dengan politik ini adalah kewenangan, delegasi dan pertanggung jawaban dalam pelaksanaan sebuah rencana. Sehingga tujuan yang telah direncanakan akan berhasil.
Prosedur, merupakan urutan tindakan atau kegiatan yang terorganisir dalam rangka pencapaian tujuan tersebut.
Anggaran atau budget merupakan bagian yang tak terpisahkan dalam pencapaian tujuan. Anggaran ini harus dibuat serealistis mungkin, sehingga beban dari pelaksanaan ini tidak tidak lah begitu berat.

     C.     Jenis-Jenis Perencanaan
     Menurut Asnawir Ada tujuh jenis-jenis perencanaan, yang kesemua itu dilihat dari sudut pandang berbeda, di antara jenis-jenis perencanaan tersebut adalah:
   ·         Dilihat dari segi waktu
Dari segi waktu perencanaan dapat dibagi menjadi tiga yaitu:
Perencanaan jangka panjang, adalah rentang waktu sepuluh sampai tiga puluh tahun. Perencanaan jangka panjang ini bersifat umum, dan belum terperinci.
Perencanaan jangka menengah, mempunyai jangka waktu antara lima sampai sepuluh tahun.
Perencanaan jangka pendek, yaitu perencanaan yang mempunyai jangka waktu antar satu tahun sampai lima tahun.
   ·         Dilihat dari segi sifatnya
Perencanaan dibagi menjadi dua yaitu:
Perencanaan kuantitatif, yang termasuk perencaan kuantitatif adalah semua target dan sasaran dinyatakan dengan angka-angka.
Perencanaan kualitatif adalah perencanaaan yang ingin dicapai dinyatakan secara kualitas.
   ·         Perencanaan dari segi luas wilayah
Perencanaan pendidikan dipandang dari segi luas wilayah dapat dibagi menjadi empat, yaitu:
Perencanaan local, yaitu perencanaan yang disusun dan ditetapkan oleh lembaga-lembaga yang ada di daerah-daerah dengan sifat yang terbatas.
Perencanaan regional adalah perencanaan yang ditetapkan di tingkat propinsi.
Perencanaan nasional, adalah perencanaan di suatau Negara dan dijadikan dasar untuk perencanaan local dan regional.
Perencanaan internasional yaitu perencanaan oleh bebebrapa Negara yang melewati batas-batas suatu negara yang dilaksanakan melalui dari Negara-negara tersebut.
   ·         Perencanaan dari segi luas jangkauan
Terbagi menjadi dua yaitu:
Perencanaan makro yaitu perencanaan yang bersifat universal, menyeluruh dan meluas.
Perencanaan mikro adalah perencanaan yang ditetapkan dan di susun berdasarkan kondisi dan situasi tertentu.
   ·         Dari segi prioritas pembuatnya
Perencanaan dapat dibagi menjadi tiga:
Perencanaan sentralisasi, yaitu perencanaan yang ditentukan oleh pemerintah pusat pada suatu Negara.
Perencanaan desentralisasi yaitu perencanaan yang di susun oleh masing-masing wilayah.
Perencanaan dekonsentrasi yaitu perencanaan gabungan antara sentralisasi dengan desentralisasi.
   ·         Dari segi obyek
Perencanaan dibagi menjadi dua:
Perencanaan rutin yaitu perencanaan yang di susun untuk jangka waktu tertentu yang dilakukan setiap tahun.
Perencanaan eksendental, yaitu perencanaan yang di susun sesuai dengan kebutuhan yang mendesak pada saat tertentu.
   ·         Dari segi proses
Perencanaan dapat dibagi menjadi tiga kelompok:
Perencanaan filosofikal, yaitu perencanaan yang bersifat umum, hanya berupa konsep-konsep dari nilai yang bersifat ideal dan masih memerlukan penafsiran-penafsiran dalam bentuk program.
Perencanaan programial adalah perencanaan berupa penjabaran dari perencanaan filosofikal.
Perencanaan operasional yaitu perencanaan yang jelas dan dapat dilakukan.

Bentuk Struktur Organisasi kelemahan dan kekurangannya.
    1.      Organisasi Lini
Didefinisikan sebagai bentuk organisasi yang menghubungkan langsung secara vertical antara atasan dengan bawahan.
Kelebihan dari Organisasi lini:
·      * Ada kesatuan komando yang terjamin dengan baik
·         Disiplin pegawai tinggi dan mudah dipelihara (dipertahankan)
·         Koordinasi lebih mudah dilaksanakan
·         Proses pengambilan keputusan dan instruksi-instruksi dapat berjalan cepat
·         Garis kepemimpinan tegas, tidak simpang siur, karena pimpinan langsung berhubungan dengan bawahannya sehingga semua perintah dapat dimengerti dan dilaksanakan
Kelemahan dari Organisasi Lini :
·         Tujuan dan keinginan pribadi pimpinan seringkali sulit dibedakan dengan tujuan organisasi.
·         Pembebanan yang berat dari pejabat pimpinan , karena dipegang sendiri
·         Kesempatan pegawai untuk berkembang agak terbatas karena sukar untuk mengabil inisiatif sendiri
·         Organisasi terlalu tergantung kepada satu orang, yaitu pimpinan
·         Kurang tersedianya saf ahli

    2.      Organisasi Garis dan Staf

Merupakan kombinasi dari organisasi lini, asaz komando dipertahankan tetapi dalam kelancaran tugas pemimpin dibantu oleh para staff, dimana staff berperan memberi masukan, bantuan pikiranm saran-saran, data informasi yang dibutuhkan:
Keuntungan penggunaan bentuk organisasi garis dan staf:
·        Asas kesatuan komando tetap ada. Pimpinan tetap dalam satu tangan
·         Adanya tugas yang jelas antara pimpian staf dan pelaksana
·         Tipe organisasi garis dan staf fleksibel (luwes) karena dapat ditempatkan pada organisasi besar maupun kecil.
·        Pengembalian keputusan relatif mudah, karena mendapat bantuan/sumbangn pemikiran dari staf.
·         Koordinasi mudah dilakukan, karena ada pembagian tugas yang jelas.
Kelemahan-kelemahan dari bentuk Organisasi garis dan staf:
·         Kelompok pelaksana terkadang bingung untuk membedakan perintah dan bantuan nasihat
·         Solidaritas pegawai kurang, karena adanya pegawai yang tidak saling mengenal
·         Sering terjadi persaingan tidak sehat, karena masing-masing menganggap tugas yang dilaksanakannyalah yang penting
·         Pimpinan lini mengabaikan advis staf

    3.      Organisasi Fungsional

Organisasi fungsional adalah suatu organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada kepala bagian yang mempunyai jabatan fungsional untuk dikerjakan kepada para pelaksana yang mempunyai keahlian khusus.
Keuntungan-keuntungan menggunakan organisasdi fungsional :
·         Spesialisasi dapat dilakukan secara optimal
·         Para pegawai bekerja sesuai ketrampilannya masing-masing
·         Produktivitas dan efisiensi dapat ditingkatkan
·         Koordinasi menyeluruh bisa dilaksanakan pada eselon atas, sehingga berjalan lancar dan tertib
·         Solidaritas, loyalitas, dan disiplin karyawan yang menjalankan fungsi yang sama biasanya cukup tinggi.
Kelemahan-kelemahan organisasi fungsional:
·         Pekerjaan seringkali sangat membosankan
·         Sulit mengadakan perpindahan karyawan/pegawai dari satu bagian ke bagian lain karena pegawai hanya memperhatikan bidang spesialisasi sendiri saja
·         Sering ada pegawai yang mementingkan bidangnya sendiri, sehingga koordinasi menyeluruh sulit dan sukar dilakukan

    4.      Organisasi Lini dan Fungsional

Suatu bentuk organisasi dimana wewenang dari pimpinan tertinggi dilimpahkan kepada perkepala unit dibawahnya dalam bidang pekerjaan tertentu .
Kelebihan organisasi Lini dan fungsional :
·        Solodaritas tinggi
·         Disiplin tinggi
·         Produktifitas tinggi karena spesialisasi dilaksanakan maksimal
·         Pekerjaan – pekerjaan yang tidak rutin atau teknis tidak dikerjakan
Sedangkan kelemahannya adalah :
·        Kurang fleksibel dan tour of duty
·         Pejabat fungsional akan mengalami kebingungan karena dikoordinasikan oleh lebih dari satu orang
·         Spesiaisasi memberikan kejenuhan
·         Organisasi Lini, Fungsional dan Staf

    5.      Organisasi Lini fungsional dan staff

Memiliki ciri-ciri:
·        Organisasi besar dan kadang sangat ruwet
·         Jumlah karyawan banyak.
·         Mempunyai 3 unsur karyawan pokok:
·         Karyawan dengan tugas pokok (line personal)
·         Karyawan dengan tugas bantuan (staff personal)
·         Karyawan dengan tugas operasional fungsional (functional group)
   6.      Organisasi Matrik

Organisasi matrik disebut juga sebagai organisasi manajemen proyek yaitu or­ganisasi di mana penggunaan struktur organisasi menunjukkan di mana para spesialis yang mempunyai ketrampilan di masing-masing bagian.
Kelebihan dari struktur organisasi ini adalah :
Pada fleksibelitas dan kemampuannya dalam memperhatikan masalah-masalah yang khusus maupun persoalan teknis yang unik serta pelaksanaan kegiatan organisasi matrik tidak mengganggu struktur organisasi yang ada
Kelemahan dari struktur organisasi ini adalah :
Manajer proyek tak bisa mengkoor­dinir berbagai bagian yang berbeda hingga menghadapi kesulitan dalam mengembangkan team yang terpadu dikarenakan penyimpangan pclaksanaan perintah untuk masing-masing individu.


 Terimakasih sudah datang dan membaca artikel kami. Sertakan link sumber untuk menghargai karya cipta orang lain :)

thanks to : 

http://teori-organisasi-umum-1.blogspot.co.id/2013/05/definisi-dari-organisasi-menurut-10.html 
http://anggifernadi.blogspot.co.id/2015/10/ciri-unsur-dan-jenis-perencanaan.html
http://fachmixyz.blogspot.co.id/2014/11/bentuk-struktur-organisasi.html

Selasa, 22 September 2015

Trik SMS Tanpa Pulsaa !!

Sudah Lama Owner tidak memposting diBlog ini. Dan Sekarang Owner hadir Kembali untuk memberikan Tips  And Trick seputar dunia Informasi & Komunikasi

Pada kesempatan yang indah ini Owner http://ojankecewow.blogspot.co.id/ akan memberikan informasi mengenai cara mengirim pesan singkat berupa SMS secara gratis hingga sepuasnya tanpa potongan pulsa sedikit pun. Bagaimana dengan Anda, apakah tertarik dengan tutorial yang akan kami berikan, kalau begitu silahkan Anda langsung simak saja informasinya di bawah ini..

Pada masa kini disaat semua orang sudah menggunakan social media. Namun bagaimana kalau pulsa paket kita  habis? Pasti akhirnya akan mengirim pesan dengan SMS.
Lalu Bagaimana jika pulsa habis dan ingin SMS ke orang lain mungkin pacar atau keluarga? Tentu anda harus membeli pulsa terlebih dahulu ke counter pulsa .. Tetapi disini anda tidak harus isi pulsa yang terpenting anda terhubung dengan jaringan internet saja.

Nah, pada tutorial di bawah ini akan menjelaskan tentang pemecahan masalah tersebut. Sehingga Anda tidak perlu khawatir jika Anda sedang berada pada situasi seperti di atas. Pada tutorial di bawah ini menjelaskan tentang cara mengirm sebuah pesan singkat atau SMS tanpa menggunakan pulsa. Pada dasarnya cara di bawah ini menggunakan media sebuah situs di internet.  Langsung saja Anda bisa ikuti tutorial dibawah ini.

Cara Mengirim SMS Gratis Sepuasnya Tanpa Pulsa

1. Pastikan smartphone atau laptop Anda terhubung pada jaringan internet, baik melalui paket data yang Anda miliki atau pun Anda sedang terkoneksi dengan jaringan Wi-Fi.

2. Kemudian silahkan Anda masuk atau kunjungi ke situs http://freesms4us.com/ dan Anda akan terarahkan pada tampilan home page situs tersebut.

3. Pada tampilan home page di mana Anda sekarang berada, silahkan scroll halaman ke bawah hingga menemukan sebuah kolom seperti pada gambar




4. Setelah Anda menemukan kolom seperti gambar di atas, silahkan Anda isi nomor tujuan dimana Anda akan mengirim pesan tersebut pada kolom yang tersedia, Lihat pada gambar !



5. Kemudian Anda bisa menulis pesan Anda dengan maksimal karakter hingga 160 karakter. INGAT, karakter, bukan kata. Lihat pada gambar !



6. Silahkan ketik pesan yang akan Anda kirimkan pada kolom yang tersedia. Lihat contoh gambar !



7. Setelah Anda mengetik pesan Anda, langkah terakhir yaitu Anda harus mengklik salah satu bilangan angka yang terdapat di bawah kolom pesan. Klik bilangan yang sesuai dengan bilangan yang berada pada satu kolom dengan kata "cari".

8. Setelah Anda melakukan langkah yag terakhir, maka Anda sudah berhasil mengirm pesan tersebut.

Bagaimana, mudah bukan langkah - langkah yang di lakukan. Anda bisa melakukan pengiriman pesan hingga sepuasnya dengan gratis. Cara di atas juga bisa Anda lakukan pada komputer atau PC Anda.

Demikian trik dari kami mengenai cara mengirim SMS gratis sepuasnya tanpa pulsa. Semoga trik di atas dapat bermanfaat untuk Anda. Nantikan trik dan tips lain dari kami seputar gadget dan dunia telekomunikasi.copyright catatansistel.com


Terimakasih sudah datang dan membaca artikel kami. Sertakan link sumber untuk menghargai karya cipta orang lain :)

Senin, 04 Mei 2015

Proposal Tentang Kripik Pisang

PROPOSAL USAHA
KERIPIK PISANG “ OLANNN ”


I.    PENDAHULUAN 
     1.1    Latar Belakang.
Keripik pisang merupakan salah satu produk makanan ringan yang banyak digemari konsumen. Rasanya yang renyah dan murahnya harga yang ditawarkan menjadikan produk tersebut sebagai alternatif tepat untuk menemani waktu santai anda bersama rekan dan keluarga.
Seiring dengan meningkatnya permintaan konsumen, kini keripik pisang mulai diinovasikan berbagai varian rasa, seperti ada yang menggunakan tambahan coklat pada keripik pisang tersebut.
Meskipun trend tersebut belum lama dikenal masyarakat luas, namun perkembangannya sudah sangat pesat, sehingga banyak produsen yang beralih untuk menjual Keripik Pisang ini.
Sejatinya, produk keripik pisang bukan barang baru bagi masyarakat Indonesia. Namun dengan menambahkan sedikit inovasi, kini keripik tersebut banyak dicari konsumen dan menjadi salah satu peluang bisnis menarik yang menjanjikan untung besar bagi pelakunya.

     1.2    Tujuan Pengembangan Proyek.
Dalam rangka meningkatkan pendapatan keluarga pada saat krisis ekonomi yang berkepanjangan seperti saat ini diperlukan usaha usaha yang bersifat Agresif, Kreatif, Penuh perhitungan dan Berorientasi Pasar. Usaha tersebut juga diharapkan mampu memberikan peluang kerja bagi tenaga kerja potensial yang saat ini jumlahnya sangat melimpah baik itu angkatan kerja baru maupun angkatan kerja lama yang oleh karena kondisi perekonomian Makro terpaksa harus menganggur akibat tidak adanya kesempatan bekerja atau terkena PHK.
Dengan demikian tujuan dari pengembangan Proyek itu sendiri ada dua yaitu dari Aspek Ekonomi dan dari Aspek Sosial, Aspek Ekonomi adalah untuk meningkatkan pendapatan, sementara Aspek sosial adalah sedikitnya untuk membantu Masyarakat dalam mengatasi Pengangguran.

      1.3    Studi Kelayakan Proyek
Dari Pengamatan langsung di lapangan, keripik pisang OLANNN yang kami produksi sangat digemari oleh konsumen, terutama para remaja karena mempunyai rasa khas yang membedakan dengan produk serupa lainnya. Maka dapat diambil kesimpulan sementara bahwa pisang “OLANNN”cukup laris dan memasyarakat serta dari segi ekonomi layak untuk dijadikan Produk yang akan dipasarkan. Data tersebut juga ditunjang oleh data yang meningkat dari para distributor yang memesan langsung keripik pisang OLANNN untuk dijual kembali. 
Dengan mengambil Asumsi bahwa Produksi Keripik Pisang OLANNN ini berjalan dengan baik, dimana pada tahap awal branding dan penjualan produk kami langsung menarik konsumen dari segi kemasan maupun kualitas rasa dan bahannya.

II.    TARGET PASAR / KONSUMEN
Rata-rata penggemar berat makanan olahan pisang adalah kalangan remaja atau anak muda. Ini menjadikan sebagai target pasar yang sangat potensial, dengan cara menawarkan beberapa rasa untuk memenuhi permintaan para konsumen. Di samping itu, kami juga menyediakan varian rasa yang lain, seperti keripik pisang keju, keripik pisang original, keripik pisang nano – nano, keripik pisang coklat, dan berbagai rasa lainnya, yang tentunya sangat renyah dan sedap untuk dijadikan sebagai makanan ringan atau camilan.

III.    MARKETING MIX
      3.1    Penentuan Harga
Setelah menentukan target pasar produk di pasaran, maka langkah yang selanjutnya adalah penjabarannya yaitu dengan Bauran Pemasaran atau yang lebih terkenal adalah Marketing Mix. 
Marketing Mix untuk Produk konsumsi adalah mengikuti Kaidah kaidah yang ada, dimana dalam hal ini Strategi Penentuan Harga, Produk/Merek, Promosi, dan Place/Tempat/Distribusi haruslah betul betul berbeda dari Produk yang sudah ada, sehingga dalam hal ini betul betul ada Deferensiasi untuk keripik pisang yang kami produksi.
Untuk Keripik Pisang “Olannn” sendiri dimana target konsumen yang ditetapkan adalah segmen menengah bawah, terutama untuk para remaja, maka faktor harga menjadi sangat sensitive, untuk itu dalam menentukan harga betul betul dipertimbangkan apakah Produk kita dengan harga yang telah ditetapkan dapat terjangkau oleh masyarakat bawah. Dan selanjutnya adalah apakah dengan harga murah tersebut kita masih mendapatkan untung, sehingga untuk menentukan harga keripik pisang “Olannn” sudah dipertimbangkan supaya terjangkau oleh semua kalangan. 

     3.2    Penentuan Produk/Merek
Penentuan Merek produk kami dilakukan dengan memilih nama produk berdasarkan nama generic dari Produk tersebut, umumnya produk Makanan lebih memilih nama Generic dari Produk yang dibuat dengan ditambah label tertentu. Begitu pun kami, nama OLANNN sendiri kami ambil dari nama Ojan dan Wulan sehingga kami maksudkan supaya produk kami juga ikut cepat familiar di tengah kehidupan masyarakat. Label ini sebenarnya justru yang menjadi penguat Citra dari Produk makanan tersebut. Masyarakat akan lebih mengenal Label Makanan dari pada hanya nama Genericnya saja.

     3.3    Promosi
Untuk Produk Keripik Pisang OLANNN, Media Promosi yang pertama yang paling adalah membranding logo dan melakukan Promosi langsung ke konsumen, dimana konsumen disuruh untuk mencoba memakannya dengan harapan mereka akan selalu ingat akan rasa dan produk dari keripik pisang Olannn dan diharapkan dapat menjadi media untuk mempromosikan kepada orang lain. 
Dalam melakukan Promosi selanjutnya ditempuh dengan berbagai cara, mulai dari membuat iklan dengan pamflet – pamflet, spanduk, sampai pada mempromosikannya melalui dunia maya, khususnya pada situs – situs jejaring sosial dan sosial group lainnya yang banyak dikunjungi masyarakat online.

     3.4    Distribusi/Tempat Penjualan
Untuk tujuan sebagai tempat penjualan produk keripik singokong OLANNN ini adalah di semua pasar yang menjual makanan. Baik itu super market, pasar tradisional, toko, warung, maupun distributor yang menjualnya langsung pada konsumen. Karena dengan cara demikian, maka keripik pisang yang diproduksi kami terdapat di berbagai sudut tempat yang sering dikunjungi oleh konsumen, sehingga semakin banyak masyarakat yang mengetahui dan membeli keripik pisang OLANNN. selain itu, penjualan yang didasarkan pada banyaknya remaja juga sangat kami pertimbangkan dalam memilih tempat penjualan yang menjadi target kami. 

IV.    PERENCANAAN PERMODALAN
      4.1.    Sumber-sumber permodalan 
Sebagai sumber awal mula pendirian Usaha “ Olannn “ yaitu dari pemilik usaha sendiri. Sebagai investasinya untuk itu didirikanlah perusahaan dalam bidang perdagangan

     4.2.    Analisa Ekonomi
Asumsi
- Produksi skala rumah tangga
- Dibantu oleh dua orang tenaga kerja

Modal awal
Mesin pengiris pisang (Slicer)                               Rp 4.500.000
Mesin pengemas (Sealer)                                         Rp   500.000
Peralatan menggoreng (wajan dan alat penirisnya)     Rp   300.000
Kompor gas dan tabung 3 kg                                   Rp   300.000
Total                                                                      Rp 5.600.000


Peralatan mengalami penyusutan dengan rincian sebagai berikut :
- Mesin slicer : 1/60 x Rp 4.500.000,00                  Rp  75.000,00/bln
- Mesin sealer : 1/36 x Rp 500.000,00                     Rp  13.900,00/bln
- Penggorengan : 1/36 x Rp 300.000,00                  Rp    8.400,00/bln
- Kompor gas : 1/36 x Rp 300.000,00                     Rp    8.400,00/bln+
Total                                                                        Rp.105.700,00/bln

Biaya operasional per bulan
Belanja bahan baku per hari :
- Pisang (Rp 1.500,00/kg x 50 kg)                          Rp   75.000,00
- Minyak goreng (Rp 13.000,00/kg x 20 kg)          Rp 260.000,00
- Coklat, Keju                                                          Rp 250.000,00 +
Total                                                                        Rp 585.000,00

Biaya belanja per bulan :
Rp 585.000,00 x 30 hari                                       Rp 17.550.000,00
Plastik kemasan                                                    Rp   1.500.000,00
Gas 3 kg (Rp 17.500,00 x 15 tabung)                   Rp      262.500,00
Gaji pegawai (2 orang x Rp 800.000,00)              Rp   1.600.000,00
Biaya transportasi                                                  Rp   1.000.000,00
Biaya penyusutan peralatan                                   Rp      105.700,00+
Total                                                                       Rp 22.018.200,00

Omset penjualan per bulan
Rata-rata penjualan produk Rp 1.000.000,00/hari :
Perbulan         : Rp 1.000.000,00 x 30 hari = Rp 30.000.000,00

Laba bersih per bulan
Rp 30.000.000,00 - Rp 22.018.200,00           Rp 7.981.800,00

V.    UJI PEMASARAN
      5.1    Strategi Penjualan
Dalam hal strategi Penjualan akan lebih banyak berkaitan dengan Masalah Distribusi, pemasaran, dan tempat Penjualan. Strategi pemasaran yang kami lakukan yaitu
Membranding produk atau memperkenalkan produk kripik pisang pisang yang kami produksi sebagai salah satu keripik pisang dengan cita rasa yang super ekstra , juga dilengkapi berbagai varian rasa lainnya yang tak kalah sedap di lidah konsumen. Baik online maupun offline, kami secara aktif promosi keripik pisang. Dengan strategi ini, diharapkan bisa menimbulkan rasa penasaran bagi para konsumen, hingga pada akhirnya mereka mulai percaya untuk mencoba keripik pisang yang kami produksi.
Untuk memperluas jangkauan pasar, kami membuka sistem keagenan baik secara offline maupun online bagi para distributor makanan yang tertarik memasarkan produk keripik pisang kami. Dengan begitu tidak dibutuhkan tambahan biaya promosi, kami mendapatkan bantuan dari para agen untuk meningkatkan omset penjualan setiap bulannya.
Strategi promosi lainnya yang juga kami jalankan yaitu dengan cara mengikuti berbagai pameran Usaha Kecil Menengah (UKM) yang sering diadakan di daerah kami maupun di luar kota. Melalui pameran, kami bisa mengenalkan produk keripik pisang  kepada khalayak ramai, dan membuka peluang yang lebih besar untuk mengembangkan usaha tersebut.
Dalam menjalankan bisnis keripik pisang , yang terpenting bagi kami adalah menjaga kualitas cita rasa  dan cita rasa khas Kripik Pisang OLANNN dan menjamin kerenyahan keripik yang dihasilkan. Kedua hal tersebut menjadi faktor penentu kualitas keripik pisang “OLANNN” yang kami tawarkan kepada para konsumen. Dengan kualitas produk dan strategi pengemasan produk yang menarik. Hal ini sangat penting kami lakukan untuk menarik perhatian konsumen dan menjadi salah satu cara untuk membedakan produk kami dengan yang lain.



     5.2    Studi Hasil Penjualan
Untuk melihat apakah penjualan sukses atau gagal maka hendaknya kami harus memasang target penjualan. Target penjualan ini bisa ditentukan tiap hari, tiap minggu atau tiap bulan. Toleransi untuk mengukur apakah penjualan produk keripik pisang “OLANNN”  baik atau tidak dapat dilakukan dengan angka pencapaian dalam Presentase, misalnya saja apabila penjualan dibawah 65% maka kita anggap gagal.
Namun demikian pada tahap pertama kami tidak memasang target terlalu optimis mengingat produk yang kami jual ini masih relative baru sehingga belum banyak konsumen yang tahu.

VI.    RISIKO
      6.1.    Evaluasi tentang kelemahan Usaha (Analisis SWOT)

Strength (Kekuatan)
Berpengalaman dalam kualitas rasa, disiplin kerja, kreatif dan inovatif.Dapat memenuhi kebutuhan pelanggan , memiliki produk keripik pisang yang berkualitas dengan rasa yang khas yang sangat cocok di lidah konsumen
Weaknes (Kelemahan).
Semakin sulit mendapatkan sumber bahan baku pisang yang berkualitas
Oportunity (Peluang).
Dengan tetap menjaga mutu dan kualitas produk keripik pisang “Olannn”, kami yakin kami dapat bersaing walaupun harus bersaing dengan perusahaan atau industry lain yang skalanya lebih tinggi.
Saat ini dengan banyaknya penggemar keripik pisang terutama yang memiliki rasa khas dengan berbagai varian rasa yang unik, kami yakin perusahaan kami akan cepat maju untuk masa mendatang.
Keripik pisang merupakan penganan yang paling diminati oleh konsumen dan paling laku di pasaran.
Threaty (Ancaman).
Banyaknya dan munculnya Perusahaan - perusahaan baru yang sejenis yang berusaha menyaingi perusahaan kami, dengan keunikan dan kekhasan perusahaan mereka sendiri.

       2.2.    Gambaran tentang Kendala Usaha Masa Kini  
Kendala usaha yang kami temui dalam produksi keripik pisang  adalah sulitnya mendapatkan persediaan bahan baku pisang yang benar-benar berkualitas bagus. Persediaannya yang kurang stabil membuat harga bahan baku tersebut cenderung naik turun, sehingga kami harus pintar-pintar menyiasatinya tanpa harus menaikan harga jual produk ke pasaran.
Selain itu, kendala yang lainnya yaitu adanya persaingan pasar yang cukup ketat. Sekarang ini jumlah produsen keripik pisang  sudah cukup banyak di pasaran, sehingga kami dituntut untuk menghasilkan cita rasa yang lezat dan melengkapinya dengan kemasan yang bisa menarik perhatian konsumen. Namun, untuk hal itu, kami sudah menemukan solusi yang tepat, mulai dari cita rasa yang menggugah lidah konsumen, hingga kemasan yang apik dan unik sudah kami siapkan sebagai strategi pemasaran kami.

VII.    PENUTUP
Dalam melakukan usaha dituntut untuk serius dan Fokus, kita tidak bisa dalam memulai bisnis itu secara setengah tengah,dan dikerjakan sambil lalu meski pun usaha tersebut berupa usaha sampingan.
Kegagalan berusaha sebenarnya bukan disebabkan oleh orang lain namun berasal dari diri kita sendiri, dengan demikian ketekunan dalam menjalankannya adalah suatu keharusan. Perhitungan perhitungan yang matang selayaknya dilakukan di awal awal memulai usaha karena sekali kita salah dalam perhitungan di awal maka yang terjadi adalah efek Berantai di mana kita akan terus menerus mengalami kesalahan, sementara modal lama kelamaan tersedot habis

Sudah sewajarnya apabila kita ingin memulai usaha belajar kepada mereka yang lebih sukses agar kita dapat memilah mana yang pas dan mana yang kurang Dengan demikian kita akan terhindar dari resiko yang lebih besar.
     Demikian proposal ini kami buat, semoga langkah ini dapat mengembangkan suatu bisnis, khususnya bagi usaha kami dan untuk masyarakat luas pada umumnya. Semoga Allah SWT memberikan berkat dan Rahmat-Nya bagi kita semua, sebelum dan sesudahnya kami ucapkan terima kasih.
Terimakasih sudah datang dan membaca artikel kami. Sertakan link sumber untuk menghargai karya cipta orang lain :)

Jumat, 27 Maret 2015

Kenapa Kita Harus Menjadi Manusia yang Berbudaya ?

·    Hari ini admin akan memposting Tentang 
                  Kenapa Kita Harus Menjadi Manusia yang berbudaya ?
       Dan inilah jawaban menurut Saya --à   



Secara bahasa manusia berasal dari kata “manu” (Sansekerta), “mens” (Latin), yang berarti berpikir, berakal budi atau makhluk yang berakal budi (mampu menguasai makhluk lain). Secara istilah manusia dapat diartikan sebuah konsep atau sebuah fakta, sebuah gagasan atau realitas, sebuah kelompok (genus) atau seorang individu.
Manusia disebut sebagai mahluk berbudaya karena manusia memiliki akal dan budi atau pikiran dan perasaan. Dengan akal dan budi manusia berusaha terus menciptakan benda-benda baru untuk memenuhi tuntutan jasmani dan rohani yang akhirnya menimbulkan kebahagiaan. Kebahagiaan bagi manusia sesuatu yang baik, benar dan adil.
Manusia sebagai makhluk yang berbudaya tidak lain adalah makhluk yang selalu menggunakan akal budinya untuk menciptakan kebahagiaan, karena yang membahagiakan hidup manusia itu hakikatnya sesuatu yang baik, benar dan adil, maka hanya manusia yang selalu berusaha menciptakan kebaikan, kebenaran dan keadilan sajalah yang berhak menyandang gelar manusia berbudaya.
Berbudaya merupakan ciri khas kehidupan manusia yang membedakannya dari mahluk lain. Manusia dilahirkan dalam suatu budaya tertentu yang mempengaruhi kepribadiannya. Pada umumnya manusia sangat peka terhadap budaya yang mendasari sikap dan perilakunya.
Kebudayaan merupakan induk dari berbagai macam pranata yang dimiliki manusia dalam hidup bermasyarakat. Etika merupakan bagian dari kompleksitas unsur-unsur kebudayaan. Ukuran etis dan tidak etis merupakan bagian dari unsur-unsur kebudayaan. Manusia membutuhkan kebudayaan, yang didalamnya terdapat unsur etika, untuk bisa menjaga kelangsungan hidup. Manusia yang berbudaya adalah manusia yang menjaga tata aturan hidup. Selain didasarkan pada etika, berbudaya juga terkandung estetika di dalamnya. Jika etika menyangkut analisis dan penerapan konsep seperti benar, salah, baik, buruk, dan tanggung jawab, estetika membahas keindahan, bagaimana ia bisa terbentuk, dan bagaimana seseorang bisa merasakannya .


Terimakasih sudah datang dan membaca artikel kami. Sertakan link sumber untuk menghargai karya cipta orang lain :)




Kamis, 12 Maret 2015

Peranan dari Basis Data

Hey Hoo Guys udah lama ga update lagi , maklum anak kuliah lagi sibuk- sibuknya hahaha.
Sekarang gua bakal share pembahasan tentang “BASIS DATA” nah disini gua akan memberikan penjelasan sedikit sebuah soal yang berhubungan dengan Basis Data ..

Cekidottt !!! ……..

Sebutkan beserta penjelasannya. peranan Basis Data !
Jawab :

1. Ketersediaan/Availability : Basis Data harus diorganisasi sedemikian rupa sehingga data selalu tersedia ketika diperlukan.
2. Kecepatan dan kemudahan : Basis Data harus bisa menjamin bahwa data dapat diakses dengan mudah dan cepat ketika diperlukan.
3. Kelengkapan/Completeness : Data yang tersimpan dalam Basis Data harus lengkap, agar dapat melayani semua kebutuhan penggunanya.
4. Keakuratan/Accuracy : Menurut saya bagian ini merupakan hal yang penting dalam Database (basis data), agar dapat meminimalisir kesalahan baik pada penginputan maupun pada penyimpanan.
5. keamanan/Security : Ini juga Penting nih (skalian smuanya aja penting ya..he..he.) , mana ada yang mau data-data diliat orang(apalagi yang Nggak bertanggung jawab).
6. Pemakaian bersama/Data Sharing : basis data umumnya dirancang agar dapat digunakan oleh berbagai unit kerja dan tidak terbatas pada satu pemakai , satu lokasi atau satu aplikasi saja.
7. Efisiensi penyimpanan / storage efficiency : organisasi basis data sebaiknya menghindari duplikasi karena duplikasi data , karena duplikasi data memperbesar pemakaian ruang penyimpanan.System pengkodean dan relasi data diterapkan agar dapat menghemat ruang penyimpanan.


Mungkin cuma sedikit yang bisa gua share, Semoga saja bermanfaat


Thanks for Visit My Blog salam WOW J